Dengan apa harus kulalui hidupku
Sedang kakiku tersa teramat berat untuk aku langkahkan
Nafasku pun sesak dan seakan tersendat
Yang ku tahu Dalam setiap hembusan nafasku,
Aku hanyalah menunggu dan selalu menunggu
Mentari yang tak kunjung dating menerangiku dengan cahayanya
Tapi tak pernah kurasaka lelah untuk menanti
Walaupun aku tak pernah tau sampai kapan penantian ini akan berakhir
Setiap langkah hidupku, selalu kutemui mimpi indah
Yang tak pernah kusadari bahwa itu hanyalah lukisan fatamorgana
Yang akan terhapus kala mata ku terbuka
Sampai kapankah hidup mempermainkan takdirku
Dan nasibpun tak pernah berganti
Sedang harapan hanya berani berdiri kejauhan
Dan tak berani mendekatiku
Haruskah aku berdiam diri dan menyerahkan semuany di tangan takdir
Hingga kebahagiaan itu akan menghampiriku dan tetap tinggal bersamaku
jam
Minggu, 26 Desember 2010
Kerinduan Abadi
Mencoba lepaskan beban
Kutulis sebait lagu tentang kerinduan
Terpendam dibatas jarak yang memisahkan
Jujur ingin aku bertemu
Mencoba lukiskan bayang
Selintas wajah gadis yang kurindukan
Di awan kugoreskan imaji dan bisikkan
Tetap setia padaku
Betapa berarti
Sesaat pertemuan kita
Obati rindu sekian waktu lamanya
Hanya hati
Setia pada cinta dijiwa
Kan membawa ini jadi selamanya
Kutulis sebait lagu tentang kerinduan
Terpendam dibatas jarak yang memisahkan
Jujur ingin aku bertemu
Mencoba lukiskan bayang
Selintas wajah gadis yang kurindukan
Di awan kugoreskan imaji dan bisikkan
Tetap setia padaku
Betapa berarti
Sesaat pertemuan kita
Obati rindu sekian waktu lamanya
Hanya hati
Setia pada cinta dijiwa
Kan membawa ini jadi selamanya
Cinta Itu Kembali Menyapa
Ketika cinta kembali menyapa
Ku terjatuh tiada daya
Lisanku tak mampu bicara
Pandanganku tak mampu menyapa
Ku terjatuh tiada daya
Lisanku tak mampu bicara
Pandanganku tak mampu menyapa
Kini cinta itu kembali bersemi
Menghiasi hati yang pernah tersakiti
Menerangi mata yang telah buta
Menyapa jiwa yang pernah terluka
Menghiasi hati yang pernah tersakiti
Menerangi mata yang telah buta
Menyapa jiwa yang pernah terluka
Kini cinta itu kembali tumbuh
Mengangkat tubuhku yang rapuh
Menghibur mata yang menangis
Menghibur jiwa yang terkikis
Mengangkat tubuhku yang rapuh
Menghibur mata yang menangis
Menghibur jiwa yang terkikis
Kini cinta itu kembali datang
Menenangkan pikirang yang bimbang
Menyapa hati yang sedih
Menyapa jiwa yang merintih
Menenangkan pikirang yang bimbang
Menyapa hati yang sedih
Menyapa jiwa yang merintih
Kasih
Dlu kau mncntai qu,
Dlu q mrasa bhgia dgn u,
Jk kau mmbthknqu,<
Qu selal da tuk u,
Rasa t seakn hilng d tlan waktu,
Cinta u tk q seakn layu,
Sekrng hnya kbncian yg da d ht u,
Maafkan qu…..jik q slh sama u,
Sesngghnya hanya u yg da d hati qu…
wahai KEKASIH KU..
Dlu q mrasa bhgia dgn u,
Jk kau mmbthknqu,<
Qu selal da tuk u,
Rasa t seakn hilng d tlan waktu,
Cinta u tk q seakn layu,
Sekrng hnya kbncian yg da d ht u,
Maafkan qu…..jik q slh sama u,
Sesngghnya hanya u yg da d hati qu…
wahai KEKASIH KU..
Label:
zodiack
SANG PENYAIR
Apa yang dapat diberikan seorang penyair ?
Saat tak ada sesuatu yang dapat mengilhami
Ketika realita tak cukup untuk menginspirasi
Matikah ia…. bersama syair-syair lama yang t’lah lapuk
dan kehilangan pembaca ?
Apa yang harus dilakukan seorang penyair ?
Saat kosong memenuhi imaji
Saat sendiri juga tak cukup berikan ruang untuk kehadiran satu puisi
Tak pantas lagikah ia… tetap disebut penyair walaupun tak lagi mampu
untuk tetap bersyair ?
Saat tak ada sesuatu yang dapat mengilhami
Ketika realita tak cukup untuk menginspirasi
Matikah ia…. bersama syair-syair lama yang t’lah lapuk
dan kehilangan pembaca ?
Apa yang harus dilakukan seorang penyair ?
Saat kosong memenuhi imaji
Saat sendiri juga tak cukup berikan ruang untuk kehadiran satu puisi
Tak pantas lagikah ia… tetap disebut penyair walaupun tak lagi mampu
untuk tetap bersyair ?
Setelah lama tidak menulis satu pun puisi, satu tulisan di atas adalah sebuah curahan hati dari saya tentang keadaan yang terjadi di sekian waktu ini. Oh ya, hari ini saya juga menulis 2 puisi baru dimana salah satunya adalah puisi valentine untuk menyambut hari kasih sayang yang udah semakin dekat ini. Kedua puisi baru tersebut saya letakkan di MunajatCinta.com.
TAK PERNAH BERLALU
Mungkin aku memang lemah
Mungkin aku tak pernah punyai lelah
Saat ku terdiam menangisi pergimu
Terus ku terpaku oleh harapan semu
Sepertinya… t’lah cukup banyak kutulis
T’lah cukup dalam hati ini kuiris
Agar bisa kucoba lagi cinta dari mula
Dengan ia yang mampu merasakannya
Namun cinta untukmu terus bertahan
Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan
Kerinduan hadirmu tak pernah bisa hilang
Oh Tuhan… bagaimana semua ini harus kuartikan ?
Mungkin aku tak pernah punyai lelah
Saat ku terdiam menangisi pergimu
Terus ku terpaku oleh harapan semu
Sepertinya… t’lah cukup banyak kutulis
T’lah cukup dalam hati ini kuiris
Agar bisa kucoba lagi cinta dari mula
Dengan ia yang mampu merasakannya
Namun cinta untukmu terus bertahan
Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan
Kerinduan hadirmu tak pernah bisa hilang
Oh Tuhan… bagaimana semua ini harus kuartikan ?
Label:
aries
Kamis, 23 Desember 2010
Barang bukti di Musnahkan
Seorang pemerkosa di adili di depan hakim
hakim tersebut membacakan tuntutannya
hakim tersebut membacakan tuntutannya
Hakim : saudara telah melakukan perbuatan pemerkosaaan
terhadap korban,maka saya memutuskan anda di penjara
selama 2 bulan
Pemerkosa merasa senang dan tenang mendengar dakwaan dari
hakim.lalu hakim melanjutkan tuntutannya
Hakim : kemudian semua barang bukti yang di pakai pelaku
Hakim : kemudian semua barang bukti yang di pakai pelaku
untuk melakukan kejahatannya akan di sita negara
untuk di musnakan..!!!
pemerkosa : ah....!dimusnahkan.....????
kemudian pelaku jatuh pingsan mendengar tuntutannya.....
Sabtu, 18 Desember 2010
Umur Tinggal Enam Minggu
Seorang Lelaki tua memasuki bilik doktor untuk pemeriksaan fizikal tahunan. Setelah beberapa minit, doktor keluar dan berkata, "Harun, aku minta maaf, tapi kami mendapati anda menghadapi keadaan yang hanya memungkinkan anda untuk hidup 6 minggu sahaja lagi.
"Tapi Doktor," Harun menjawab, "Saya merasa sihat, saya tak merasa lebih baik dari tahun ini... Hal ini tidak mungkin benar. Apakah tidak ada yang boleh saya lakukan?"
Setelah beberapa saat, doktor berkata, "Ya, anda mungkin boleh ke spa kesihatan yang baru di hujung jalan ini dan mandi lumpur setiap hari".
Harun bersemangat bertanya, "Dan itu akan menyembuhkan saya?"
"Tidak," jawab doktor, "tapi itu akan membuatkan anda terbiasa dengan tanah."
"Tapi Doktor," Harun menjawab, "Saya merasa sihat, saya tak merasa lebih baik dari tahun ini... Hal ini tidak mungkin benar. Apakah tidak ada yang boleh saya lakukan?"
Setelah beberapa saat, doktor berkata, "Ya, anda mungkin boleh ke spa kesihatan yang baru di hujung jalan ini dan mandi lumpur setiap hari".
Harun bersemangat bertanya, "Dan itu akan menyembuhkan saya?"
"Tidak," jawab doktor, "tapi itu akan membuatkan anda terbiasa dengan tanah."
Kisah mengharukan ३ Pilot
Pada perang dunia ke dua tiga pesawat Belanda jatuh di hutan pedalaman di daerah terpencil. Ketiga pilot itupun akhirnya disandera oleh warga setempat yang ternyata adalah suku primitif. Kebetulan orang2 primitif tersebut adalah 'head hunter' dan sekaligus kanibal. Mengetahui hal tersebut, ketiga pilot yg takut tersebut memohon agar tidak dibunuh.
Maka kepala suku setempat berkata,
"Kalo kamu semua masih mau hidup, kalian harus pergi ke hutan dan bawa kembali SEPULUH buah yg jenisnya sama. Tapi kalian hanya mendapatkan waktu tiga jam!" Dengan sangat cepat ketiga pilot itupun akhirnya lari ke hutan untuk mencari buah-buahan.
Setelah dua jam pilot pertama pun akhirnya datang membawa sepuluh buah apel.
Kepala Suku: "Baik kamu telah membawa 10 buah apel. Sekarang masukkan semua apel itu melalui lobang pantat kamu satu persatu. Kalau kamu merintih, atau membuat suara, kamu akan saya potong-potong jadi sate!!"
Dengan perlahan-lahan sang pilot mencoba memasukkan apel pertama tanpa merintih. Dengan penuh perjuangan dan ketahanan akhirnya apel pertama bisa dia masukkan. Namun di apel yg ke dua ia tidak bisa menahan sakit dari unusnya, dan seraya merintih. Dengan kejam sang kepala suku memenggal kepala sang pilot. Maka naiklah ia ke surga.
Pilot kedua datang membawa 10 buah lengkeng. Dan kepala suku memeberikan instruksi yg sama kepada sang pilot. Dalam hati, "Yah kalo lengkeng sih gampang!"
Dan memang betul. Satu lengkeng masuk, dua lengkeng, tiga lengkeng... tapi pada saat ia memasukkan lengkeng yg ke sepuluh sang kepala suku tiba-tiba memotong kepalanya.
Saat pilot 2 naik ke surga ia bertemu dengan pilot 1.
Pilot 2: "Wah kamu mati juga ya?"
Pilot 1: "Iya aku bawa apel sih. Kan sakit! Ah, monyet tu kepala suku, syaratnya berat banget! Trus kamu bawa buah apa?"
Pilot 2: "Lengkeng."
Pilot 1: "Lengkeng? Itu kan gampang, kecil, gak sakit lagi!"
Pilot 2: "Emang betul. Semua lengkeng hampir aku masukkan semua ke dalam lobang pantat. Tapi ya itu, tiba-tiba aku tertawa dan semua lengkeng yg aku sudah masukkan keluar semua...."
Pilot 1: "Bego kamu! Kog ketawa?"
Pilot 2: "Habis pas mau masukin lengkeng no.10 aku liat Pilot 3 bawa DUREN!"
Pilot 1: "??????????"
Maka kepala suku setempat berkata,
"Kalo kamu semua masih mau hidup, kalian harus pergi ke hutan dan bawa kembali SEPULUH buah yg jenisnya sama. Tapi kalian hanya mendapatkan waktu tiga jam!" Dengan sangat cepat ketiga pilot itupun akhirnya lari ke hutan untuk mencari buah-buahan.
Setelah dua jam pilot pertama pun akhirnya datang membawa sepuluh buah apel.
Kepala Suku: "Baik kamu telah membawa 10 buah apel. Sekarang masukkan semua apel itu melalui lobang pantat kamu satu persatu. Kalau kamu merintih, atau membuat suara, kamu akan saya potong-potong jadi sate!!"
Dengan perlahan-lahan sang pilot mencoba memasukkan apel pertama tanpa merintih. Dengan penuh perjuangan dan ketahanan akhirnya apel pertama bisa dia masukkan. Namun di apel yg ke dua ia tidak bisa menahan sakit dari unusnya, dan seraya merintih. Dengan kejam sang kepala suku memenggal kepala sang pilot. Maka naiklah ia ke surga.
Pilot kedua datang membawa 10 buah lengkeng. Dan kepala suku memeberikan instruksi yg sama kepada sang pilot. Dalam hati, "Yah kalo lengkeng sih gampang!"
Dan memang betul. Satu lengkeng masuk, dua lengkeng, tiga lengkeng... tapi pada saat ia memasukkan lengkeng yg ke sepuluh sang kepala suku tiba-tiba memotong kepalanya.
Saat pilot 2 naik ke surga ia bertemu dengan pilot 1.
Pilot 2: "Wah kamu mati juga ya?"
Pilot 1: "Iya aku bawa apel sih. Kan sakit! Ah, monyet tu kepala suku, syaratnya berat banget! Trus kamu bawa buah apa?"
Pilot 2: "Lengkeng."
Pilot 1: "Lengkeng? Itu kan gampang, kecil, gak sakit lagi!"
Pilot 2: "Emang betul. Semua lengkeng hampir aku masukkan semua ke dalam lobang pantat. Tapi ya itu, tiba-tiba aku tertawa dan semua lengkeng yg aku sudah masukkan keluar semua...."
Pilot 1: "Bego kamu! Kog ketawa?"
Pilot 2: "Habis pas mau masukin lengkeng no.10 aku liat Pilot 3 bawa DUREN!"
Pilot 1: "??????????"
Lentera Cinta
Disaat bulan tak lagi bercahaya
disaat mendung mulai menjelma
disaat kebingungan mulai melanda
lentera pun mulai ku nyalakan
memberikan seberkas cahaya terang
agar kau tak ragu dan bimbang
dengan apa yang sekarang kau fikirkan
kejarlah cinta sejatimu
selagi kau mampu
dan janganlah hiraukan aku
meskipun hatiku terluka karena cintamu
tapi satu hal yg harus kau tau
cintaku akan abadi untukmu. . .
disaat kebingungan mulai melanda
lentera pun mulai ku nyalakan
memberikan seberkas cahaya terang
agar kau tak ragu dan bimbang
dengan apa yang sekarang kau fikirkan
kejarlah cinta sejatimu
selagi kau mampu
dan janganlah hiraukan aku
meskipun hatiku terluka karena cintamu
tapi satu hal yg harus kau tau
cintaku akan abadi untukmu. . .
Kisah Cinta Papa Untuk Anak
Bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Cerita Ayah
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Kisah Sedih
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal…
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng,tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Cerita Ayah
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.
Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Kisah Sedih
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.
Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”.
Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”.
Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.
Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal…
Senin, 06 Desember 2010
AL QUR'AN buatan AMERIKA
“Al Qur’an Palsu” Buatan Amerika
Al-Quran baru buatan Amerika kembali muncul. Kali ini beredar di beberapa milis. Sebagaimana dikabarkan, “Al-Quran palsu” ini sedang didistribusikan di kuwait , dengan judul “The True Furqan” atau Al Furqan Al Haq. Meski isinya terkesan dari berbahasa Arab dan mengambil salah satu nama Al-Quran, namun isinya sangat bertentangan sekali dengan isi Al-Quran.Kabarnya, “Al-Quran palsu” ini dibuat oleh 2 perusahaan percetakan; ‘Omega 2001′ dan ‘Wine Press’. Judul lain buku ini ‘The 21st Century Quran’! yang berisi lebih dari 366 halaman baik bahasa Arab dan Inggris.
Sebagaimana beredar di beberapa milis di Indonesia, “Al-Quran palsu” ini tengah didistribusikan kepada generasi muda di Kuwait di sekolah-sekolah berbahasa Inggris.
Yang pasti, buku ini memang ditujukan sebagai pemalsuan Kitab Suci Al-Quran. Berbagai surah dinamai dengan surah-surah Al-Quran seperti An Nur, Al Fatihah, dll. “Bismillah” pada setiap surah diganti dengan “Bismil Abi, Wal Ibni, Waruuhil Quds” (dengan nama bapak, anak dan roh qudus).
Sebagaimana dimuat di situs http://islam-in-focus.com/TheTrueFurqan.htm dan http://www.islam-exposed.org/furqan/contents.html, menunjukkan adanya keseriusan dalam kampanye pemalsuan Al-Quran.
Tahun 1999, The True Furqan sudah pernah menyerbu masyarakat. Edisi yang diterbitkan WinePress Publishing dengan mudah bisa dibeli di toko-toko buku di Amerika, atau dipesan melalui situs penjualan buku seperti www.amazon.com dan www.barnesandnoble.com.
“Tujuan The True Furqan adalah sebagai alat penyebaran agama Kristen,” kata Al Mahdy kepada Baptist News. Menurut Al Mahdy, sejauh ini kaum evangelis (pengabar injil) belum berhasil menemukan terobosan penting untuk bisa menaklukkan dunia Islam.
Maka hati-hatilah dalam menjaga akidah kita dan keluarga kita. Sebab hanya itulah yang bisa menolong kita di akherat kelak.
Minggu, 05 Desember 2010
ASTRONOM MENEMUKAN ATMOSFER SEPRTI BUMI
Sekelompok astronom, termasuk dua asal NASA berhasil mengenali atmosfir sebuah planet super-Bumi bernama GJ 1214b menggunakan teleskop Very Large Telescope yang ada di Paranal Observatory in Chile.
Diberitakan Straits Times, terobosan ini merupakan langkah penting dalam upaya mengidentifikasi planet di luar sistem tata surya. Pasalnya, para ilmuwan meyakini adanya kehidupan yang sama di planet tersebut dengan pola yang ada di bumi sekarang.
Temuan yang dilaporkan di jurnal Nature tersebut merupakan tonggak sejarah penting menuju kemampuan mendeteksi atmosfir planet serupa Bumi, untuk mencari tanda-tanda kehidupan.
Diperkirakan, planet ini diselimuti lapisan tipis air atau lapisan awan tebal yang berada jauh di atas permukaannya.
Jika ia memiliki lapisan tipis air, GJ 1214b diperkirakan mengandung es. Jika awan tebal, kemungkinan planet itu berbatu-batu, serupa Neptunus, meski planet itu berukuran lebih kecil.
“Ini merupakan planet super-Bumi pertama yang terdeteksi memiliki atmosfir,” kata Jacob Bean, astronom NASA dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, seperti dikutip dari Nasa, 2 Desember 2010. “Namun, meski telah menggunakan pengukuran baru, kami tetap belum dapat memastikan dari apa atmosfir planet itu terbuat,” ucapnya.GJ 1214b, pertamakali ditemukan pada Desember 2009, berukuran 2,7 kali lebih besar dari Bumi dan 6,5 kali lebih berat. Ia mengorbit dekat dengan bintangnya yang redup, dengan jarak 0,014 astronomical units atau sekitar 695 ribu kilometer, sehingga mudah bagi para astronom untuk mencari data mengenai atmosfir tersebut dengan menganalisa cahaya bintang saat melewati tepi planet sepanjang perjalanannya.
Astronomical unit merupakan jarak antara Bumi dan Matahari, yakni sekitar 149 juta kilometer. Mengingat dekatnya jarak antara GJ1214b ke bintang yang ia kelilingi, kemungkinan tidak ada kehidupan di planet tersebut. “Tahun depan, kami baru akan memiliki jawaban pasti seputar apa dan bagaimana sebenarnya planet ini,” kata Bean.
25 Perusahaan Terbesar di Dunia
. Wal-Mart Stores
Rank: 1 (Previous rank: 1)
CEO: H. Lee Scott Jr.
Employees: 2,055,000
Address: 702 S.W. Eighth St.
Bentonville, Arkansas 72716
Country: U.S.
Retaining its spot as the largest company in the world, the retail giant spent the last year making strides toward becoming friendlier to its workers and the environment. Long derided for the limited health-care packages offered to its employees, the company focused on expanding its options. As of January, 93.7% of Wal-Mart’s U.S. employees had some form of health care, up from 90.4% last year. On the sustainability front, the retailer sold 145 million energy-efficient light bulbs in 15 months and joined forces with the Clinton Climate Initiative. Some say it isn’t enough; a union-backed ad campaign by WakeUpWalMart.com at the end of 2007 targeted the quality of the company’s imported products.
2. Exxon Mobil
Rank: 2 (Previous rank: 2)
CEO: Rex W. Tillerson
Employees: 107,100
Address: 5959 Las Colinas Blvd.
Irving, Texas 75039
Country: U.S. 
Big companies know how to make big deals, and at the end of last March, Exxon Mobil signed onto a $5 billion project with Saudi Aramco and Sinopec to expand an existing venture in the Fujian province – marking the first fully integrated petrochemical plant in China backed by foreign investment. Exxon had its best year ever in terms of safety results, while the competition didn’t fare as well. But the high cost of refining hurt Exxon just as much as it hurt the rest. Even with a record of $40.6 billion in net income, profits were up only 2.8% from the previous year.
3. Royal Dutch Shell
Rank: 3 (Previous rank: 3)
CEO: Jeroen van der Veer
Employees: 104,000
Address: Carel van Bylandtlaan 30
The Hague 2596
Country: Netherlands 
In the face of the current energy crisis, Royal Dutch Shell has made its own moves to ensure the company’s future. Two large projects included acquiring a 22% stake in Shell Canada – increasing its access to the vast oil sands in Alberta – and moving forward with Pearl GTL, a gas-to-liquids plant in Qatar. But the year wasn’t without glitches. Shell saw its stake in one of its biggest projects – the Russian-based Sakhalin II – reduced to 27% from 55%, as the Russian government asserted control over the country’s oil industry. 4. BP
Rank: 4 (Previous rank: 4)
CEO: Anthony B. Hayward
Employees: 97,600
Address: 1 St. James Sq.
London SW1Y 4PD
Country: Britain 
Another tumultuous year for the oil giant: BP was forced to clean up its Whiting, Ind., refinery after it was hit by the EPA with clean-air violations, faced multiple fires on its Alaskan oil fields, and had to deal with the departure of Chief Executive and Director John Browne. Much of the U.K.-based company’s time was spent handling its U.S. operations, as it modernized Whiting and dealt with the repercussions of the 2005 blast in Texas City. Yet the American operations weren’t all bad news – a $2.4 billion investment in the San Juan basin and deepwater drilling projects in the Gulf could be helpful in the next few years, once BP’s messes are behind it. 5. Toyota Motor
Rank: 5 (Previous rank: 6)
CEO: Fujio Cho
Employees: 316,121
Address: 1 Toyota-cho
Toyota 471-8571
Country: Japan 
Detroit’s decline worked in Toyota’s favor, as the leader in hybrid-electric vehicles pushed past its American rivals on this year’s list. Overall, Toyota sold only 3,000 fewer vehicles than global leader General Motors. But the Japanese company gained on its rival in the United States: GM’s sales fell 6% on its home turf, while Toyota’s sales rose 3.1%. 6. Chevron
Rank: 6 (Previous rank: 7)
CEO: David J. O’Reilly
Employees: 65,035
Address: 6001 Bollinger Canyon Rd.
San Ramon, California 94583
Country: U.S. 
A leader when it comes to offshore drilling, the California-based company is relying on a number of projects – including Tahiti, which stalled production in 2007 – to alleviate demands at home and abroad. In an effort to clean up its image, Chevron launched its largest-ever global advertising campaign, called “The Power of Human Energy,” to prove that it too is concerned with climate change. The company’s progress is promising. With a net income of $18.7 billion in 2007, it was the fourth consecutive year Chevron achieved record earnings. 7. ING Group
Rank: 7 (Previous rank: 13)
CEO: Michel Tilmant
Employees: 120,282
Address: Amstelveenseweg 500
Amsterdam 1081
Country: Netherlands
The only financial institution to make our top 10, ING was up 31% in profits from 2006. This was due in part to the company’s streamlining, as it sold many noncore businesses, and partly due to a focus on global branding, with mass advertising set around the sponsorship of a Formula One team. ING continued to push into emerging markets, with primary investments in Thailand, Latin America, Turkey and South Korea. Although INGDirect.com provides just a small portion of the company’s profits, it added 3 million users in 2007, and now boasts over 20 million users worldwide.
8. Total
Rank: 8 (Previous rank: 10)
CEO: Christophe de Margerie
Employees: 96,442
Address: 2 Pl. de la Coupole
Courbevoie 92400
Country: France 
It was a good year for the oil and gas company, as newly launched operations in Africa helped push up net production by 5%, which Total translated into a 22.2% increase in profits. But the year wasn’t without scandal for the French company, as new CEO Christophe de Margerie was placed under investigation in early 2007 for allegedly paying bribes to win the 1997 Iran South Pars project. The company insists that the agreement was lawful, and Margerie remains chief executive. 9. General Motors
Rank: 9 (Previous rank: 5)
CEO: G. Richard Wagoner Jr.
Employees: 266,000
Address: 300 Renaissance Center
Detroit, Michigan 48265
Country: U.S.
It was a tough year for GM, as it suffered a loss of nearly $39 billion and continues to lose market share to Japanese rivals Toyota and Honda. But, with a diverse portfolio of brands, General Motors did hit some international milestones; combined with its local partners, it was the first automaker to sell 1 million vehicles in China, and sales increased 74% in India. Even with its commitment to emerging markets, though, the company spent much of 2007 handling labor issues back home.
10. ConocoPhillips
Rank: 10 (Previous rank: 9)
CEO: James J. Mulva
Employees: 32,600
Address: 600 N. Dairy Ashford Rd.
Houston, Texas 77079
Country: U.S.
Dropping one spot on our list, ConocoPhillips saw a steep 23.5% decline in profits. The Texas-based company spent some $5.4 billion to reduce debt – incurred after the Burlington Resources acquisition in 2006 – and took a $4.5 billion hit due to Venezuela’s expropriation of Conoco’s assets. ConocoPhillips did make advances in the energy field, however, by teaming up with Tyson Foods to further its work in the biofuels industry.
11. Daimler
Rank: 11 (Previous rank: 08)
CEO: Dieter Zetsche
Employees: 272,382
Address: Mercedesstrasse 137
Stuttgart 70327
Country: Germany
Although Detroit’s Big Three all had to deal with United Auto Workers union issues and a struggling dollar, Daimler was the only one to cut its American ties by reducing its share in Chrysler to 19.9% and dropping the U.S. subsidiary from its name. The German automaker took an initial hit from the deal, posting its first quarterly loss since 2003. But the strength of the Mercedes-Benz brand kept Daimler in the black, as the company saw a hefty 34.5% annual increase in profits.
12. General Electric
Rank: 12 (Previous rank: 11)
CEO: Jeffrey R. Immelt
Employees: 327,000
Address: 3135 Easton Turnpike
Fairfield, Connecticut 6828
Country: U.S.
The “G” in “GE” might as well stand for “global.” The iconic American company now derives about half of its $176.7 billion in revenue from outside the United States. Not surprisingly, the conglomerate is currently looking shed some domestic businesses. Its appliance business is up for sale, and General Electric announced last year that GE Money would exit the troubled U.S. mortgage business.
13. Ford Motor
Rank: 13 (Previous rank: 12)
CEO: Alan R. Mulally
Employees: 246,000
Address: 1 American Rd.
Dearborn, Michigan 48126
Country: U.S.
A series of belt-tightening strategies, such as cutting plants and jobs and eliminating luxury brands, helped Ford narrow its loss to $2.7 billion in 2007. Revenue increased 7.7%, but U.S. sales fell 12%, and market share declined to 14.6% from 16% a year earlier. This year may be even tougher, as skyrocketing gas prices pull customers away from Ford’s current inventory of trucks and SUVs. It may take years for the automaker’s restructuring plans to bear fruit.
14. Fortis
Rank: 14 (Previous rank: 20)
CEO: Jean-Paul Votron
Employees: 62,009
Address: Rue Royale 20
Brussels 1000
Country: Belgium/Netherlands 
Fortis strengthened its leadership position in Benelux – Belgium, the Netherlands and Luxembourg – and Asian markets last year with several major acquisitions. As a part of a consortium, it acquired Dutch bank ABN AMRO. To get a foothold in Asia, it bought Hong Kong’s Pacific Century Insurance Holdings Limited. Last November, Fortis sold a 4.18% stake to Ping An, one of China’s biggest insurance companies, making it the bank’s single largest shareholder. (Today Ping An owns closer to 5% of Fortis.) 15. AXA
Rank: 15 (Previous rank: 15)
CEO: Henri de Castries
Employees: 103,534
Address: 25 Ave. Matignon
Paris 75008
Country: France 
The leading European insurance company continued to see double-digit growth last year. Revenue climbed 6.5% to $162.8 billion, and profit rose 21.6% to $7.76 billion. AXA already has beachheads in mature domestic and European markets; now it is expanding through acquisitions in Britain, Italy, South Korea and the Ukraine. 16. Sinopec
Rank: 16 (Previous rank: 17)
CEO: Su Shulin
Employees: 634,011
Address: A6 Huixindong St.
Beijing 100029
Country: China 
The world’s third-largest oil refiner by capacity raised profit to $4.17 billion in 2007, a 12.5% increase from a year ago. The oil giant greatly expanded its exploration and production resources as a long-term strategy. Last year, the discovery of natural gas resources in China’s southwest fueled Sinopec’s gas output growth. Though the Chinese government lifted the prices of gasoline, diesel and other fuels in November 2007 and June 2008, Sinopec had to absorb refining costs as oil prices skyrocketed. In addition, Sinopec reassigned a new chairman, Su Shulin, to replace former Chairman Chen Tonghai, who resigned for personal reasons. 17. Citigroup
Rank: 17 (Previous rank: 14)
CEO: Vikram S. Pandit
Employees: 380,500
Address: 399 Park Ave.
New York, New York 10043
Country: U.S. 
As a direct result of the U.S. subprime crisis, Citi’s 2007 profits sank 83.2% to $3.62 billion. The company cut costs by eliminating staff and shedding legacy assets. But a double-digit revenue growth in its international markets offset its loss in the domestic market. Management changes also shook things up at Citigroup: Former CEO Charles Prince retired under pressure after the company announced at least $18 billion in write-downs. He was succeeded by Vikram Pandit, a veteran investment banker from Morgan Stanley.
18. Volkswagen
Rank: 18 (Previous rank: 16)
CEO: Martin Winterkorn
Employees: 329,305
Address: Brieffach 1848-2
Wolfsburg 38436
Country: Germany
Website: Volkswagen Deutschland

High oil prices and the “greening” of industry have hit automakers especially hard. But CEO Martin Winterkorn responded by pledging to lead Europe’s biggest carmaker into a greener and more sustainable era. Thanks to global sales of its core brands like Audi, profit was up 63.5% to $5.64 billion last year. Still, VW struggled in the United States. It cut prices on its Jetta and New Beetle models and launched new plants in an attempt to boost U.S. market share. Winterkorn aims to triple VW’s American sales by 2018. The company will announce the location of a new U.S. manufacturing plant in July. 19. Dexia Group
Rank: 19 (Previous rank: 36)
CEO: Axel Miller
Employees: 35,202
Address: Place Rogier 11
Brussels 1210
Country: Belgium 
Dexia had another year of solid growth in 2007. Revenue was up 54% to $147.6 billion, though the big jump was largely due to an accounting change. Last November, the French-Belgian bank agreed to acquire a social housing loan book with roughly $4.5 billion in assets from U.K. mortgage lender Bradford & Bingley. Dexia says the deal will broaden its customer base and increase its visibility in the home-loan market. It also plans to push into more financing of public projects. 20. HSBC Holdings
Rank: 20 (Previous rank: 22)
CEO: Michael F. Geoghegan
Employees: 322,282
Address: 8 Canada Sq.
London E14 5HQ
Country: Britain 
The year 2007 was a turbulent period for France’s largest retail bank. Not only did the subprime mortgage crisis hit earnings and profits, but a $348 million unauthorized trade last September also worsened overall performance. Profit shrunk by 9% from a year ago, to $8.2 billion. 24. State Grid
Rank: 24 (Previous rank: 29)
CEO: Liu Zhenya
Employees: 1,486,000
Address: 86 Xichang’an Ave.
Beijing 100031
Country: China 
Thanks to China’s fast-growing economy, the mainland’s largest power distributor saw profits nearly double in 2007, to $4.4 billion.Now State Grid is doing deals outside its borders: In December, a consortium including State Grid successfully bid $3.95 billion for a 25-year concession to operate Philippines’ power transmission. The Chinese company also signed a power purchase agreement with its Russian counterpart, RAO UES. 25. China National Petroleum
Rank: 25 (Previous rank: 24)
CEO: Jiang Jiemin
Employees: 1,117,345
Address: 6 Liupukang St.
Beijing 100724
Country: China 
China’s largest oil and gas company jumped one position in the Global 500 rankings on a 17% increase in sales. The company’s future seems secure: It recently announced the discovery of the Nanpu oil field, the biggest oil field China has located in the past three decades, according to the company’s annual report. China National Petroleum also newly identified 565.2 billion cubic meters of natural gas in Sulige Gas Province, which was China’s first gas field with a proven reserve of more than 1 trillion cubic meters.
Rank: 1 (Previous rank: 1)
CEO: H. Lee Scott Jr.
Employees: 2,055,000
Address: 702 S.W. Eighth St.
Bentonville, Arkansas 72716
Country: U.S.
Code:
Website: www.walmartstores.com
Retaining its spot as the largest company in the world, the retail giant spent the last year making strides toward becoming friendlier to its workers and the environment. Long derided for the limited health-care packages offered to its employees, the company focused on expanding its options. As of January, 93.7% of Wal-Mart’s U.S. employees had some form of health care, up from 90.4% last year. On the sustainability front, the retailer sold 145 million energy-efficient light bulbs in 15 months and joined forces with the Clinton Climate Initiative. Some say it isn’t enough; a union-backed ad campaign by WakeUpWalMart.com at the end of 2007 targeted the quality of the company’s imported products.2. Exxon Mobil
Rank: 2 (Previous rank: 2)
CEO: Rex W. Tillerson
Employees: 107,100
Address: 5959 Las Colinas Blvd.
Irving, Texas 75039
Country: U.S.
Code:
Website: http://www.exxonmobil.com
Big companies know how to make big deals, and at the end of last March, Exxon Mobil signed onto a $5 billion project with Saudi Aramco and Sinopec to expand an existing venture in the Fujian province – marking the first fully integrated petrochemical plant in China backed by foreign investment. Exxon had its best year ever in terms of safety results, while the competition didn’t fare as well. But the high cost of refining hurt Exxon just as much as it hurt the rest. Even with a record of $40.6 billion in net income, profits were up only 2.8% from the previous year.
3. Royal Dutch Shell
Rank: 3 (Previous rank: 3)
CEO: Jeroen van der Veer
Employees: 104,000
Address: Carel van Bylandtlaan 30
The Hague 2596
Country: Netherlands
Code:
Website: http://www.shell.com
In the face of the current energy crisis, Royal Dutch Shell has made its own moves to ensure the company’s future. Two large projects included acquiring a 22% stake in Shell Canada – increasing its access to the vast oil sands in Alberta – and moving forward with Pearl GTL, a gas-to-liquids plant in Qatar. But the year wasn’t without glitches. Shell saw its stake in one of its biggest projects – the Russian-based Sakhalin II – reduced to 27% from 55%, as the Russian government asserted control over the country’s oil industry. 4. BP
Rank: 4 (Previous rank: 4)
CEO: Anthony B. Hayward
Employees: 97,600
Address: 1 St. James Sq.
London SW1Y 4PD
Country: Britain
Code:
Website: http://www.bp.com
Another tumultuous year for the oil giant: BP was forced to clean up its Whiting, Ind., refinery after it was hit by the EPA with clean-air violations, faced multiple fires on its Alaskan oil fields, and had to deal with the departure of Chief Executive and Director John Browne. Much of the U.K.-based company’s time was spent handling its U.S. operations, as it modernized Whiting and dealt with the repercussions of the 2005 blast in Texas City. Yet the American operations weren’t all bad news – a $2.4 billion investment in the San Juan basin and deepwater drilling projects in the Gulf could be helpful in the next few years, once BP’s messes are behind it. 5. Toyota Motor
Rank: 5 (Previous rank: 6)
CEO: Fujio Cho
Employees: 316,121
Address: 1 Toyota-cho
Toyota 471-8571
Country: Japan
Code:
Website: http://www.toyota.co.jp
Detroit’s decline worked in Toyota’s favor, as the leader in hybrid-electric vehicles pushed past its American rivals on this year’s list. Overall, Toyota sold only 3,000 fewer vehicles than global leader General Motors. But the Japanese company gained on its rival in the United States: GM’s sales fell 6% on its home turf, while Toyota’s sales rose 3.1%. 6. Chevron
Rank: 6 (Previous rank: 7)
CEO: David J. O’Reilly
Employees: 65,035
Address: 6001 Bollinger Canyon Rd.
San Ramon, California 94583
Country: U.S.
Code:
Website: http://www.chevron.com
A leader when it comes to offshore drilling, the California-based company is relying on a number of projects – including Tahiti, which stalled production in 2007 – to alleviate demands at home and abroad. In an effort to clean up its image, Chevron launched its largest-ever global advertising campaign, called “The Power of Human Energy,” to prove that it too is concerned with climate change. The company’s progress is promising. With a net income of $18.7 billion in 2007, it was the fourth consecutive year Chevron achieved record earnings. 7. ING Group
Rank: 7 (Previous rank: 13)
CEO: Michel Tilmant
Employees: 120,282
Address: Amstelveenseweg 500
Amsterdam 1081
Country: Netherlands
Code:
Website: http://www.ing.com
The only financial institution to make our top 10, ING was up 31% in profits from 2006. This was due in part to the company’s streamlining, as it sold many noncore businesses, and partly due to a focus on global branding, with mass advertising set around the sponsorship of a Formula One team. ING continued to push into emerging markets, with primary investments in Thailand, Latin America, Turkey and South Korea. Although INGDirect.com provides just a small portion of the company’s profits, it added 3 million users in 2007, and now boasts over 20 million users worldwide.8. Total
Rank: 8 (Previous rank: 10)
CEO: Christophe de Margerie
Employees: 96,442
Address: 2 Pl. de la Coupole
Courbevoie 92400
Country: France
Code:
Website: http://www.total.com
It was a good year for the oil and gas company, as newly launched operations in Africa helped push up net production by 5%, which Total translated into a 22.2% increase in profits. But the year wasn’t without scandal for the French company, as new CEO Christophe de Margerie was placed under investigation in early 2007 for allegedly paying bribes to win the 1997 Iran South Pars project. The company insists that the agreement was lawful, and Margerie remains chief executive. 9. General Motors
Rank: 9 (Previous rank: 5)
CEO: G. Richard Wagoner Jr.
Employees: 266,000
Address: 300 Renaissance Center
Detroit, Michigan 48265
Country: U.S.
Code:
Website: =http://www.gm.com
It was a tough year for GM, as it suffered a loss of nearly $39 billion and continues to lose market share to Japanese rivals Toyota and Honda. But, with a diverse portfolio of brands, General Motors did hit some international milestones; combined with its local partners, it was the first automaker to sell 1 million vehicles in China, and sales increased 74% in India. Even with its commitment to emerging markets, though, the company spent much of 2007 handling labor issues back home.10. ConocoPhillips
Rank: 10 (Previous rank: 9)
CEO: James J. Mulva
Employees: 32,600
Address: 600 N. Dairy Ashford Rd.
Houston, Texas 77079
Country: U.S.
Code:
Website: http://www.conocophillips.com
Dropping one spot on our list, ConocoPhillips saw a steep 23.5% decline in profits. The Texas-based company spent some $5.4 billion to reduce debt – incurred after the Burlington Resources acquisition in 2006 – and took a $4.5 billion hit due to Venezuela’s expropriation of Conoco’s assets. ConocoPhillips did make advances in the energy field, however, by teaming up with Tyson Foods to further its work in the biofuels industry.11. Daimler
Rank: 11 (Previous rank: 08)
CEO: Dieter Zetsche
Employees: 272,382
Address: Mercedesstrasse 137
Stuttgart 70327
Country: Germany
Code:
Website: www.daimler.com
Although Detroit’s Big Three all had to deal with United Auto Workers union issues and a struggling dollar, Daimler was the only one to cut its American ties by reducing its share in Chrysler to 19.9% and dropping the U.S. subsidiary from its name. The German automaker took an initial hit from the deal, posting its first quarterly loss since 2003. But the strength of the Mercedes-Benz brand kept Daimler in the black, as the company saw a hefty 34.5% annual increase in profits.12. General Electric
Rank: 12 (Previous rank: 11)
CEO: Jeffrey R. Immelt
Employees: 327,000
Address: 3135 Easton Turnpike
Fairfield, Connecticut 6828
Country: U.S.
Code:
Website: http://www.ge.com
The “G” in “GE” might as well stand for “global.” The iconic American company now derives about half of its $176.7 billion in revenue from outside the United States. Not surprisingly, the conglomerate is currently looking shed some domestic businesses. Its appliance business is up for sale, and General Electric announced last year that GE Money would exit the troubled U.S. mortgage business.13. Ford Motor
Rank: 13 (Previous rank: 12)
CEO: Alan R. Mulally
Employees: 246,000
Address: 1 American Rd.
Dearborn, Michigan 48126
Country: U.S.
Code:
Website: http://www.ford.com
A series of belt-tightening strategies, such as cutting plants and jobs and eliminating luxury brands, helped Ford narrow its loss to $2.7 billion in 2007. Revenue increased 7.7%, but U.S. sales fell 12%, and market share declined to 14.6% from 16% a year earlier. This year may be even tougher, as skyrocketing gas prices pull customers away from Ford’s current inventory of trucks and SUVs. It may take years for the automaker’s restructuring plans to bear fruit.14. Fortis
Rank: 14 (Previous rank: 20)
CEO: Jean-Paul Votron
Employees: 62,009
Address: Rue Royale 20
Brussels 1000
Country: Belgium/Netherlands
Code:
Website: http://www.fortis.com
Fortis strengthened its leadership position in Benelux – Belgium, the Netherlands and Luxembourg – and Asian markets last year with several major acquisitions. As a part of a consortium, it acquired Dutch bank ABN AMRO. To get a foothold in Asia, it bought Hong Kong’s Pacific Century Insurance Holdings Limited. Last November, Fortis sold a 4.18% stake to Ping An, one of China’s biggest insurance companies, making it the bank’s single largest shareholder. (Today Ping An owns closer to 5% of Fortis.) 15. AXA
Rank: 15 (Previous rank: 15)
CEO: Henri de Castries
Employees: 103,534
Address: 25 Ave. Matignon
Paris 75008
Country: France
Code:
Website: http://www.axa.com
The leading European insurance company continued to see double-digit growth last year. Revenue climbed 6.5% to $162.8 billion, and profit rose 21.6% to $7.76 billion. AXA already has beachheads in mature domestic and European markets; now it is expanding through acquisitions in Britain, Italy, South Korea and the Ukraine. 16. Sinopec
Rank: 16 (Previous rank: 17)
CEO: Su Shulin
Employees: 634,011
Address: A6 Huixindong St.
Beijing 100029
Country: China
Code:
Website: http://www.sinopecgroup.com.
The world’s third-largest oil refiner by capacity raised profit to $4.17 billion in 2007, a 12.5% increase from a year ago. The oil giant greatly expanded its exploration and production resources as a long-term strategy. Last year, the discovery of natural gas resources in China’s southwest fueled Sinopec’s gas output growth. Though the Chinese government lifted the prices of gasoline, diesel and other fuels in November 2007 and June 2008, Sinopec had to absorb refining costs as oil prices skyrocketed. In addition, Sinopec reassigned a new chairman, Su Shulin, to replace former Chairman Chen Tonghai, who resigned for personal reasons. 17. Citigroup
Rank: 17 (Previous rank: 14)
CEO: Vikram S. Pandit
Employees: 380,500
Address: 399 Park Ave.
New York, New York 10043
Country: U.S.
Code:
Website: http://www.citigroup.com
As a direct result of the U.S. subprime crisis, Citi’s 2007 profits sank 83.2% to $3.62 billion. The company cut costs by eliminating staff and shedding legacy assets. But a double-digit revenue growth in its international markets offset its loss in the domestic market. Management changes also shook things up at Citigroup: Former CEO Charles Prince retired under pressure after the company announced at least $18 billion in write-downs. He was succeeded by Vikram Pandit, a veteran investment banker from Morgan Stanley.
18. Volkswagen
Rank: 18 (Previous rank: 16)
CEO: Martin Winterkorn
Employees: 329,305
Address: Brieffach 1848-2
Wolfsburg 38436
Country: Germany
Website: Volkswagen Deutschland

High oil prices and the “greening” of industry have hit automakers especially hard. But CEO Martin Winterkorn responded by pledging to lead Europe’s biggest carmaker into a greener and more sustainable era. Thanks to global sales of its core brands like Audi, profit was up 63.5% to $5.64 billion last year. Still, VW struggled in the United States. It cut prices on its Jetta and New Beetle models and launched new plants in an attempt to boost U.S. market share. Winterkorn aims to triple VW’s American sales by 2018. The company will announce the location of a new U.S. manufacturing plant in July. 19. Dexia Group
Rank: 19 (Previous rank: 36)
CEO: Axel Miller
Employees: 35,202
Address: Place Rogier 11
Brussels 1210
Country: Belgium
Code:
Website: www.dexia.com
Dexia had another year of solid growth in 2007. Revenue was up 54% to $147.6 billion, though the big jump was largely due to an accounting change. Last November, the French-Belgian bank agreed to acquire a social housing loan book with roughly $4.5 billion in assets from U.K. mortgage lender Bradford & Bingley. Dexia says the deal will broaden its customer base and increase its visibility in the home-loan market. It also plans to push into more financing of public projects. 20. HSBC Holdings
Rank: 20 (Previous rank: 22)
CEO: Michael F. Geoghegan
Employees: 322,282
Address: 8 Canada Sq.
London E14 5HQ
Country: Britain
Code:
Website: http://www.hsbc.comStrong growth in Asia helped the bank to cushion billions of losses it took in the U.S. market due to the subprime mortgage crisis. Overall profit was up 21% from a year ago. As the bank tried to clean up its troubled U.S. mortgage loans, it focused on developing businesses in emerging markets. In 2007, HSBC expanded into Japan, Vietnam, South Korea and India by launching new branches and services. 21. BNP Paribas
Rank: 21 (Previous rank: 25)
CEO: Baudouin Prot
Employees: 162,700
Address: 16 Blvd. des Italiens
Paris 75009
Country: France
Rank: 21 (Previous rank: 25)
CEO: Baudouin Prot
Employees: 162,700
Address: 16 Blvd. des Italiens
Paris 75009
Country: France
Code:
BNP Paribas posted a 16.8% jump in net profit last year, as it withstood the credit crisis better than some of its European and U.S. counterparts. Thanks to solid growth in consumer credit, retail banking in emerging markets and asset management, France’s largest bank (in market value) increased its total revenue by 28.9% to $140.7 billion last year. That pushed BNP Paribas up another four spots on our list.
22. Allianz
Rank: 22 (Previous rank: 19)
CEO: Michael Diekmann
Employees: 181,207
Address: Königinstrasse 28
Munich 80802
Country: Germany
22. AllianzRank: 22 (Previous rank: 19)
CEO: Michael Diekmann
Employees: 181,207
Address: Königinstrasse 28
Munich 80802
Country: Germany
Code:
Despite a series of natural disasters in Europe and the subprime crisis in the United States, Allianz’s growth did not slow in 2007. Following a strong performance in 2006, the company’s overall revenue grew 12%, while profit climbed 23.8%. Three of its four units – life insurance, non-life insurance and asset management – contributed to the improved profit. 23. Crédit Agricole
Rank: 23 (Previous rank: 18)
CEO: Georges Pauget
Employees: 163,126
Address: 91-93 Blvd. Pasteur
Paris 75015
Country: France
Rank: 23 (Previous rank: 18)
CEO: Georges Pauget
Employees: 163,126
Address: 91-93 Blvd. Pasteur
Paris 75015
Country: France
Code:

The year 2007 was a turbulent period for France’s largest retail bank. Not only did the subprime mortgage crisis hit earnings and profits, but a $348 million unauthorized trade last September also worsened overall performance. Profit shrunk by 9% from a year ago, to $8.2 billion. 24. State Grid
Rank: 24 (Previous rank: 29)
CEO: Liu Zhenya
Employees: 1,486,000
Address: 86 Xichang’an Ave.
Beijing 100031
Country: China
Code:

Thanks to China’s fast-growing economy, the mainland’s largest power distributor saw profits nearly double in 2007, to $4.4 billion.Now State Grid is doing deals outside its borders: In December, a consortium including State Grid successfully bid $3.95 billion for a 25-year concession to operate Philippines’ power transmission. The Chinese company also signed a power purchase agreement with its Russian counterpart, RAO UES. 25. China National Petroleum
Rank: 25 (Previous rank: 24)
CEO: Jiang Jiemin
Employees: 1,117,345
Address: 6 Liupukang St.
Beijing 100724
Country: China
Code:

China’s largest oil and gas company jumped one position in the Global 500 rankings on a 17% increase in sales. The company’s future seems secure: It recently announced the discovery of the Nanpu oil field, the biggest oil field China has located in the past three decades, according to the company’s annual report. China National Petroleum also newly identified 565.2 billion cubic meters of natural gas in Sulige Gas Province, which was China’s first gas field with a proven reserve of more than 1 trillion cubic meters.
Langganan:
Komentar (Atom)